Buku Kearifan Lokal dalam Penguatan Ketahanan Keluarga merupakan karya akademik kolaboratif yang mengkaji secara mendalam peran nilai-nilai budaya masyarakat Gayo sebagai fondasi utama dalam membangun ketahanan keluarga di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Di tengah realitas sosial kontemporer yang diwarnai disrupsi nilai, tekanan ekonomi, transformasi digital, serta melemahnya institusi keluarga, buku ini menegaskan bahwa budaya lokal bukanlah warisan statis, melainkan sumber daya sosial yang adaptif dan relevan untuk menjawab tantangan zaman.
Melalui pendekatan multidisipliner—meliputi sosiologi, antropologi, pendidikan, studi gender, dan keislaman—buku ini menguraikan konsep keluarga dalam budaya Gayo beserta sistem nilai yang menopangnya, seperti mukemel (menjaga martabat), sumang (pantangan adat), alang tulung beret beban (gotong royong), serta genap mupakat (musyawarah). Nilai-nilai tersebut dipaparkan sebagai pilar moral, sosial, dan spiritual yang membentuk ketangguhan keluarga Gayo secara historis maupun kultural.
Pembahasan dalam buku ini disusun dalam beberapa bab yang saling berkaitan, mencakup urgensi ketahanan keluarga di era modern, peran adat dalam pendidikan anak dan pembentukan moral remaja, dinamika relasi gender serta posisi perempuan Gayo dalam perubahan sosial, hingga praktik resolusi konflik keluarga berbasis kearifan lokal. Selain itu, buku ini juga menyoroti berbagai tantangan global yang dihadapi keluarga Gayo—mulai dari migrasi kerja, individualisme, hingga penetrasi budaya digital—serta menawarkan strategi revitalisasi kearifan lokal melalui pendidikan, kebijakan publik, dan pemanfaatan teknologi secara bijak.
Sebagai penutup, buku ini menekankan pentingnya integrasi antara nilai-nilai budaya Gayo dan prinsip-prinsip keislaman dalam membangun keluarga yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing tanpa kehilangan jati diri. Karya ini tidak hanya memperkaya khazanah literatur akademik tentang kearifan lokal dan ketahanan keluarga, tetapi juga menjadi rujukan penting bagi akademisi, pendidik, pembuat kebijakan, dan praktisi sosial dalam merumuskan model penguatan keluarga berbasis budaya lokal di Indonesia.
Penulis: Muhammad Riza, dkk
Ukuran: 15.5×23 cm
Jumlah hal: 266
ISBN on proses