Inovasi buku cerita digital multibahasa untuk pencegahan bullying merupakan sebuah karya yang memadukan pendidikan karakter, literasi digital, dan pendekatan multibahasa dalam konteks sekolah dasar. Buku ini berangkat dari kesadaran bahwa perundungan bukan semata persoalan perilaku individu, melainkan cerminan dari belum tumbuhnya budaya empati, penghargaan terhadap perbedaan, serta kecakapan sosial sejak usia dini.
Melalui pembahasan yang sistematis dan reflektif, buku ini menguraikan landasan teoretis pendidikan karakter dengan merujuk pada pemikiran tokoh-tokoh pendidikan dan psikologi perkembangan seperti Jean Piaget, Thomas Lickona, Albert Bandura, John W. Santrock, serta Ofelia García dan Tatyana Klyen. Perspektif tersebut kemudian dikaitkan dengan realitas sosial pendidikan dasar di wilayah multikultural, khususnya Kabupaten Aceh Tengah yang kaya akan bahasa dan budaya sebagai potensi pembelajaran.
Buku ini menghadirkan inovasi berupa storybook digital multibahasa bertema hidup rukun yang dirancang sebagai media pembentukan karakter. Cerita disajikan secara visual, komunikatif, dan kontekstual dengan menghadirkan lebih dari satu bahasa sebagai bentuk pengakuan identitas sosial peserta didik. Melalui narasi yang menyentuh aspek kognitif dan emosional, siswa diajak memahami dampak perundungan, menumbuhkan empati, serta mengembangkan keterampilan menyelesaikan konflik secara damai.
Selain itu, buku ini juga menjelaskan secara runtut proses pengembangan media berbasis model ADDIE, sehingga memberikan gambaran aplikatif bagi guru dan pengembang bahan ajar. Integrasi literasi digital dengan pendekatan multibahasa menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana strategis dalam membangun budaya sekolah yang inklusif dan bebas dari perundungan.
Karya ini layak dijadikan referensi akademik sekaligus praktis bagi pendidik, mahasiswa pendidikan, pemerhati literasi, serta pemangku kebijakan yang berkomitmen membangun ekosistem pendidikan dasar yang aman, humanis, dan berkeadaban. Dengan pendekatan yang komprehensif dan kontekstual, buku ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi yang empatik, toleran, dan mampu hidup rukun dalam keberagaman di era digital.
Penulis: Nurjani, M.Pd dan Siti Zumrotul Nikmah, M.Pd
Ukuran: 15.5×23 cm
Jumlah halaman: 110 hal
ISBN on proses